Lagi-lagi ini tentang perasaan
Entah ini yang ke berapa kali dalam hidup
Perasaan itu bukan muncul karena tiba-tiba
Perasaan itu muncul karena dibentuk
Perasaan itu terbentuk karena awalnya ada sesuatu
Itu yang selama ini kuyakini
Awalnya hanya ingin sekedar mencari seseorang untuk membakar semangat jiwa remaja
Mencari seseorang untuk sekedar diperbincangkan sesama remaja
Seperti biasa sangat mudah menunjuk seseorang untuk peran itu
Hanya karena sapaan kecil
Ungkapan yang sebenarnya bukan hanya untukku
Mata ini menetapkan ’dia’ orangnya
Bertahun-tahun cara ini dilakukan
Namun akhirnya sama
Pertemuan usai, ’dia’ hilang
Tapi kali ini belum berakhir
Kali pertama aku terbuka pada banyak orang
Entah apa yang mendorongku
Pertemuan singkat itu tetap membekas
Sampai akhirnya banyak orang tahu
Tahu tentang perasaan yang masih belum jelas ini
Perasaan yang aku sendiri ragu
Tiba-tiba ada seorang lagi, ’kamu’
Seseorang yang harusnya aku ketahui telah lama
Tapi aku baru sadar ’kamu’ karena suatu keadaan
Perlahan-lahan ’kamu’ dekat
Entah kapan persis mulainya
Pernah aku merasakan perasaan aneh
Perasaan terjebak pada satu situasi
Antara ’kamu’ dan temanmu
Yang aku ketahui sekarang itu hanya kamuflase
Pernah kutulis :
It’s about my feeling
I think I like it
I like this feeling
I like when I wanna be so shy when people talk about him
I like when I can hear the sound from my heart and feel there’s something flow in my head when I received message from him
I like this feeling
Not him
Bingung
Bimbang
Takut
Mungkin semua kata keraguan yang dibutuhkan untuk menggambarkan perasaanku kini ..

Ketakutanku mulai terbukti
Banyak hal yang terjadi setelah ’obrolan rahasia’ kita
Disaat perasaan tentang ’dia’ memudar dan hadir perasaan tentang ’kamu’
Seorang yang kukenal baik menunjukkan sesuatu pada ’kamu’
Sesuatu yang belum jelas karena dia belum jujur
Sesuatu yang kuyakini sebuah perasaan untuk ’kamu’
Pernah kudengar ’kata-kata’ yang katanya dari ’kamu’ untuk dia
’Kata-kata’ yang sering mampir dalam ’obrolan rahasia’ kita
Awalnya aku tak peduli
’Kamu’ memang perhatian sama semua orang
Mungkin saat nanti seorang itu jujur padaku
Semuanya akan terbuka
Semuanya akan jelas
Tapi sampai kapan?
Aku takut menyakiti hati seorang itu saat tau ada ’obrolan rahasia’ kita
Meski ’obrolan rahasia’ itu sudah ada jauh sebelum seorang itu terlihat perasaannya
Masalahnya
Selama ini seorang itu atau pun yang lain masih beranggapan perasaanku untuk ’dia’
Tanpa ada yang tahu tentang ’obrolan rahasia’ kita
Pertemuan aku dan ’kamu’ di depan mereka terlihat biasa saja
Jarang kita berkomunikasi
Bicara hanya seperlunya
Terkejut aku saat ’kamu’ datang saat aku hanya bergurau tentang sesuatu
Pertemuan kita diluar rutinitas biasa terasa aneh
Perasaan seperti dua manusia yang telah mengenal lama satu sama lain
Jauh berbeda saat kita berada dalam lingkup rutinitas kita
Ada perasaan nyaman dan tak ada kecanggungan sama sekali
Pernyataanmu mengenai pertemuan hari itu membuatku makin bimbang
Mungkin aku sedikit percaya diri
Percaya diri atas perasaan ’kamu’ untukku
Tapi aku perempuan
Makhluk paling sensitif mengenai perasaan
Perlakuanmu menunjukkan suatu maksud
Perkataanmu menjurus pada sesuatu
Tapi apa?
Apa yang harus kuperbuat?
Jujur tentang perasaan raguku untuk ’dia’
Atau
Jujur tentang perasaanku untuk ’kamu’
Perasaan yang sampai sekarang aku tegaskan hanya untuk teman
Teman yang aku harap selalu ada disampingku
Teman yang bisa menghiburku
Egois
Itu kata yang tepat untukku ..

Ami Paramitasari (E34100084)
Laskar 11

Inspirasi terbesar untuk dalam hidupku, adalah keluarga. Keluargaku yang terdiri dari papah, mamah, kakak, dan adik, memliki sikap dan sifat yang berbeda satu sama lain, yang memberikan banyak inspirasi dalam hidupku.
Papah, seorang dokter yang memegang teguh prinsip dokter, “tidak ada kata tidak untuk pasien”. Waktu papah lagi sakit panas dingin abis kehujanan, datang pasien yang mengeluh sakit panas dingin. Akhirnya papah ngobatin pasien yang panas dingin dengan kondisi panas dingin. Papah emang hebat. Pelajaran berharga yang bisa aku ambil, adalah selalu bertanggungjawab dengan apa yang udah kita ambil. Papah konsekuen dengan profesi yang diambilnya. Siap menyembuhkan di segala kondisi.
Mamah, wanita hebat yang beda dari ibu-ibu lainnya. Mamah berangkat ke pasar pagi-pagi untuk jualan dan pulang sore hari trus langsung masak buat anak dan suaminya. Begitu terus tiap hari tanpa mengenal hari libur. Mamah seorang ibu yang berpenampilan sederhana dan apa adanya. Kesuksesan baginya bukan emas yang melingkar di tangan dan lehernya, tapi melihat anak-anaknya bisa makan dan sekolah setingi-tingginya. Mamah menginspirasikanku untuk mengerti bahwa kejarlah kesempurnaan dalam hidup dan jangan mengejar kesuksesan, karena dengan mengejar kesempurnaan, maka kesuksesan akan datang dengan sendirinya.
Mba Puput, kakak perempuanku yang selalu terlihat ceria di depan orang, dan selalu menghidupkan suasana disekitarnya. Sosok perempuan yang kelihatannya childish tapi memiliki pemikiran yang panjang tentang kehidupannya di masa datang. Memberiku inspirasi dengan kehidupannya yang seperti tanpa beban. Mengajarkanku untuk jangan terlalu mempersulit hidup. Jalani dengan ikhlas.
Wulan. Adik perempuanku yang sebenernya memiliki pemikiran yang paling dewasa di waktu-waktu tertentu. Selalu memberikan pilihan yang masuk akal untuk setiap kebingungan yang kami hadapi. Cepat dalam menganggap baik seseorang. Dan kepolosannya itu yang membuat dia menginspirasiku untuk bersikap terbuka dan selalu berpikiran positif pada orang lain.